SK Digugat, PAW Baijuri Bulkiah Batal Digelar

Suaranusa.com, Mataram- Pergantian Antar Waktu (PAW) salah seorang anggota DPRD Provinsi NTB dari partai Demokrat, Baijuri Bolkiah SH, batal terlaksana lantaran SK PAW dinilai cacat.

Baijuri mengatakan, SK PAW tersebut dinilai salah alamat, lantaran Partai Demokrat menganggap dirinya ‘Lompat Pagar’ alias pindah ke Partai Amanat nasional saat dirinya menjadi calon wakil bupati Sumbawa pada 2015 lalu.

Baijuri mengaku tidak pernah pindah partai atau melakukan pelanggaran hingga SK PAW yang ditandai ketua umum Partai Demokrat, Susilo bambang Yudoyono dan Sekjen Partai Demokrat, Hinca Panjaitan itu dikeluarkan.

“Saya gugat SK PAW karena saya tidak pernah pindah partai. Walaupun benar adanya saya diusung oleh partai PAN, tetapi saya tidak pindah partai,” kata baijuri, Jumat (12/1).

Sementara itu, Kuasa Hukum Baijuri Bolkiah, Umayyah SH mengatakan bahwa tindakan partai democrat yang meleuarkan SK PAW kepada kliennya itu dianggap terlalu cepat dan tanpa mekanisme partai.

Seharusnya, sebelum di PAW ada beberapa langkah yang harus dilakukan seperti, pemberhentian sementara,.

Dia juga mengatakan bahwa kliennya tersebut tidak bersalah karena Baijuri Bolkiah tetap berada dalam mekanisme partai yang diatur dalam AD/ART partai Demokrat.

“Klien saya tidak melanggar AD/ART partai. Jadi dia tidak bisa di PAW begitu saja karena harus melalui mekanisme yang ditetapkan oleh partai.

Sementara itu, ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN, Muazzim Akbar membenarkan keterangan Baijuri Bolkiah yang mengaku setia kepada partai berlambang mercy tersebut dan tidak pernah pindah Partai.

Muazzim mengatakan, Meskipun, pada pertarungan Pilbup Sumbawa, PAN mengusung Baijuri Bolkiah namun bukan berarti Baijuri merupakan anggota PAN melainkan hanya diusung saja.

“Saya hadir di pengadilan, dan saya terangkan melaui surat bahwa baijuri Bolkiah tak pernah saya berikan KTA PAN. Dia (baijuri) juga bukan kader PAN. Namun benar waktu dia maju menjadi cawabup diusung oleh PAN,” kata Muazzim.

Baijuri Bolkiah merupakan anggota DPRD Partai Demokrat. Tahun 2015 lalu ia sempat maju menjadi calon wakil bupati mendampingi Muchlis (MUJUR).

Namun, pasangan tersebut belum sempat mendaftar dan ditetapkan sebagai calon karena kurangnya dukungan dari partai politik.

(SN-02)

Leave A Reply

Your email address will not be published.