Aksar Paslon Yang Tak Lulus Tes Kesehatan Harus Diganti

Suaranusa.com, Mataram- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nusa Tenggara Barat (NTB) telah menerima berkas hasil pemeriksaan kesehatan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Buoati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota pada pilkada Juni 2018 mendatang.

Penerimaan berkas itu berlangsung di Aula Rapat KPU yang dihadiri oleh semua unsur tim pemeriksa yang terdiri dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), HIPSI, dan BNN.

Ketua KPU NTB, Lalu Aksar Ansori mengatakan, hasil pemeriksaan kesehatan ini bersifat final dan mengikat tanpa ada perbaikan atau menunggu untuk perbaikan seperti persyaratan lainnya.

“Ada banyak sekali persyaratannya, tapi yang paling mengikat itu adalah kesehatan. Sebab tidak bisa diperbaiki atau meminta perbaikan di tempat lain,” ujar Lalu Aksar Selasa (16/1/2018).

Aksar menjelaskan jika dalam berkas pemeriksaan terdapat calon yang mengidap penyakit tertentu sesuai dengan item yang diperiksa. Maka dipastikan calon tersebut gagal.

Sehingga Partai Politik (Parpol) yang mengusung paslon itu harus mencari kandidat lain. Begitu juga dengan pasangan Independen yang harus diganti juga.

Karena menurut Aksar, Pemimpin daerah itu harus sehat baik badan, Jiwa, maupun psikisnya.

“Jika tes kesehatan maka calon itu bisa lanjut ke tahapan selanjutnya, jika paslon tak lulus tes kesehatan maka harus diganti. Kita semua butuh pemimpin yang sehat jasmani, bukan pemimpin yang sakit,” kata Aksar menandaskan.

(SN-01)

Comments
Loading...