Warga Dua Kabupaten di NTB Sambut Hangat Kedatangan Dr. Zulkieflimansyah

Suaranusa.com, Mataram- Kandidat bakal calon Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Zulkieflimansyah atau yang akrab disapa Bang Zul, dalam sepekan sibuk menyapa masyarakat bawah. Tercatat, dalam seminggu ia menggunjungi 126 titik di Dompu dan Bima.

Kunjungan bang Zul ke tengah masyarakat Dompu dan Bima ini untuk membangun silaturrahmi, sekaligus menyerap aspirasi warga.

“Di Kabupaten Bima empat hari ada 94 titik yang saya kunjungi, dalam dua hari ini di Dompy sudah 32 titik totalnya 126 titik,” ujar Zulkieflimansyah, Senin (29/1/2018).

Ia mengaku dari hasil silaturrahmi dan bertemu masyarakat, ia mendapatkan pengalaman yang luar biasa sekaligus merasakan kegembiraan karena disambut hangat oleh masyarakat.

Bahkan, ia mengaku terpesona dengan keramahan masyarakat di Bima dan Dompu yang kedatangannya disambut hangat oleh masyarakat. Sehingga dalam benaknya, tidak ada image sebagai daerah konflik di dua kabupeten tersebut.

Antusiasme masyarakat Dompu dan Bima yang bersahabat dan terbuka membuktikan sebagai bukti masyarakat setempat masih bertahan. Karena itu ia berharap kultur tersebut tetap dijaga. Begitu juga dengan Ekonomi dan Sosial. Ketiga hal tersebut menurut bang Zul sebagai kunci dan bisa menekan konflik.

“Kultur masyarakat kita di sini sangat terbuka. Ini yang harus tetap dijaga, Kultural, Sosial, dan Ekonominya harus dipastikan bisa berjalan dengan baik. Jika ketiganya berjalan dengam baik, Insya Allah konflik di tempat kita dapat ditekan,” kata Dia.

“Semoga silaturrahim ini berkah. Spesial buat masyarakat Dompu, terima kasih banyak atas persaudaraannya yang begitu hangat,” Imbuh Zulkieflimansyah.

Dia menambah, silaturrahmi yang dijadwalkan di Dompu dan Bima tersebut bukan semata mata untuk mencari simpati warga agar memilih dirinya saat Pilkada. Namun lebih ke proses pendekatan dan mendengar aspirasi masyarakat.

“Silaturrahim ini saya agendakan agar bisa bertemu langsung dengan masyarakat, agar bisa menyerap aspirasi dan harapan-harapan mereka, agar tahu bagaimana persoalan yang mereka alami selama ini. Karena seringkali banyak warga kita yang tidak bisa mengungkapkan aspirasinya melalui jalur-jalur konvensional,” kata dia.

(Adv)

SN-01

 

Comments
Loading...