Nama Dicatut, Pendukung Ahyar-Mori Tuntut Pasangan Ali-Sakti Cabut SK

Suaranusa.com, Mataram- Pasangan Calon (Paslon) Gubernur NTB Nomor urut 4 yang maju melalui calon Independen Ali-Sakti, dituntut oleh D.A Malik, pendukung paslon Ahyar-Mori karena namanya dicatut sebagai Tim Kampanye Pemenangan.

Hal itu disampaikan oleh D.A Malik melalui klarifikasi dan pernyataan sikap yang diterima suaranusa.com. Malik mengatakan Bahwa pencantuman namanya dalam daftar tim kampanye pemenangan Ali-Sakti dengan nomor SK pada tanggal 2 Januari 2018  adalah tidak benar.

“Pencantuman nama saya tersebut merupakan pencatutan sepihak tanpa konfirmasi terlebih dahulu kepada diri saya,” kata Malik, Kamis (22/2/2018).

Malik mengatakan, cara yang dilakukan oleh Paslon Ali-Sakti dalam pencatutan nama itu dianggap merusak harkat dan martabat dirinya. Terlebih, pada SK tersebut Malik menjadi ketua Tim Kampanye Pemenangan untuk kota Mataram.

Sedangkan, ia merupakan salah satu pendukung tulen pasangan Ahyar-Mori. Karena itu, Malik meminta kepada pasangan tersebut segera mencabut namanya dari daftar Tim Kampanye yang di daftarkan ke KPU itu.

Ia juga meminta kepada Pasangan Ali-Sakti untuk menyampaikan pencabutan SK tersebut kepada khal layak banyak melalui media cetak dengan harapan agar citra Malik tetap terjaga.

“Sejak awal sebelum ditetapkan bakal colon menjadi calon, saya telah memilih jalan untuk berjuang untuk memenangkan Ahyar Mori paslon nomor urut 2 dalam pertarungan politik kontestasi yg sedang berlangsung saat ini,” kata dia.

“Untuk memulihkan kembali harkat, martabat dan kehormatan politik saya, dengan hormat kami meminta kepada calon gubernur dan wakil gubernur Bpk. Ali B dahlan dan Bpk. Sakti untuk menarik kembali SK tim kampanye pemenangan tersebut dari komisi pemilihan umum NTB dan dimuat sekurang-kurangnya di dua media cetak,” imbuh D.A Malik.

(SN-01).

Comments
Loading...