Banjir Landa Dua Kecamatan di Kabupaten Sumbawa

Suaranusa.com, Sumbawa Besar—Banjir melanda dua Kecamatan di Kabupaten Sumbawa, Minggu (18/03/2018). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, mengkonfirmasi, pada Senin (19/03/2018) bahwa banjir tersebut berdampak terhadap 1928 Kepala Keluarga (KK) di Kecamatan Unter Iwes dan Labuhan Badas.

Banjir yang terjadi Minggu malam juga diikuti dengan padamnya listrik di sejumlah titik di Sumbawa Besar termasuk lokasi banjir. Sehingga masyarakat menjadi panik.

Sekretaris BPBD Sumbawa, Ahmad, dikonfirmasi, mengatakan bahwa kejadian banjir tersebut berawal dari intensitas curah hujan yang cukup tinggi sejak pukul 17.30 hingga pukul 21.00 WITA. Sekitar pukul 20.00 WITA air meluap masuk ke permukiman warga.

Pihaknya mencatat hingga pukul 23.00 waktu setempat malam kejadian, bahwa di Desa Nijang Kecamatan Unter Iwes banjir menggenangi tiga Dusun. Antara lain Dusun Nijang Atas sebanyak 67 KK atau 268 jiwa yang rumahnya tergenang. Di Dusun Nijang Tengah sebanyak 34 KK atau 136 jiwa yang rumahnya tergenang. Di Dusun Nijang Bawah sebanyak 98 KK atau 392 jiwa yang rumah tergenang.

Sedangkan banjir di Kecamatan Labuhan Badas, hanya terasa di Desa Karang Dima. Tersebar di Dusun Batu Nisung yang sebanyak 30 KK atau 120 jiwa tergenang rumahnya. Dusun Sumer Payung 25 KK atau 100 jiwa mengungsi karena tergenang rumahnya. Di Dusun Pamulung tercatat 20 KK atau sebanyak 80 jiwa.

Bahkan ada ternak sapi yang hanyut sebanyak 20 ekor. Di Dusun Bangkong terjadi longsor di sepanjang jalan menuju Dusun tersebut. Kantor Desa Karang Dima mengalami genangan sekitar 50 sentimeter. Genangan banjir juga dialami sebanyak 25 KK di Dusun Tanjung Pengamas.

BPBD Kabupaten Sumbawa merilis bahwa pada hari kejadian banjir diketahui intensitas hujan cukup tinggi. Suhu udara rata-rata berkisar antara 20 derajat celcius hingga 34 derajat celcius dan kelembaban berkisar antara 45 persen hingga 90 persen. Arah angin dominan berasal dari timur menuju tenggara dengan kecepatan berkisar antara 15 hingga 35 kilometer per jam. Hal tersebut sesuai dengan laporan data BMKG Sumbawa. (SN-02)

 

Comments
Loading...