Perbedaan Pilihan Politik Melebur Dalam Ritual Yang Satu Ini

Perbedaan Pilihan Politik Melebur Dalam Ritual Yang Satu Ini

Suaranusa.com, Lombok Timur–Ada satu Dusun di Kabupaten Lombok Timur yang memiliki tradisi untuk menyatukan perbedaan yang ada di tengah masyarakat akibat terkotak-kotak karena perbedaan politik.

Dusun tersebut bernama Dusun Pernang, Desa Kabar, Kecamatan Sakra.

Ketika Pilkades pada tahun 2017, masyarakat setempat tidak saling sapa antar yang satu dengan yang lain karena gesekan politik. Namun mereka dipersatukan dalam ritual Selakaran yang diadakan setiap malam Jum’at. Tradisi ini mengikat masyarakat agar tetap bersatu meski di tengah-tengah perbedaan pandangan dan pilihan politik.

Selakaran merupakan wujud dari puji-pujian terhadap sang maha kuasa (Allah SWT) dan Nabi Muhammad S.A.W.

“Alhamdulillah dengan adanya budaya Selakaran ini masyarakat bisa kembali komunikasi lagi, dan bisa bersatu seperti semula,” ujar Zainuddin, selaku tokoh agama Dusun Pernang.

Ia berharap kepada generasi muda agar lebih aktif dan menjaga budaya selakaran ini karena mengingat ini adalah salah satu wadah untuk mempersatukan masyarakat ketika ada permasalahan atau misskomunikasi.

Iya menambahkan bahwa Selakaran kerap dijadikan sebagai wadah bermusyawarah untuk membahas agenda dan menyelesaikan mengenai permasalahan-permasalahan yang ada di tengah-tengah masyarakat. (SN-05)

Comments
Loading...