Diserang Pemuda Mabuk, Babinsa Ini Dapat Penghargaan dari Atasannya

Diserang Pemuda Mabuk, Babinsa Ini Dapat Penghargaan dari Atasannya

Suaranusa.com, Selong–Babinsa Koramil 1615-11/Aikmel–Serda Hasbulloh, menjadi korban penyerangan para preman di Desa Toya pada Sabtu (18/03/2018) malam saat melaksanakan patroli di wilayahnya.

Ketika itu dia menemukan sekelompok pemuda yang sedang pesta minuman keras (Miras) di depan Kantor Desa Toya.

Melihat peristiwa tersebut, Hasbulloh menghentikannya dan menyuruh mereka untuk segera kembali ke rumah masing-masing agar tidak menimbulkan masalah lainnya.

Namun niat baiknya tidak diterima oleh kelompok pemuda mabuk tersebut dan justru mereka kembali dengan mengajak beberapa rekannya untuk menyerang.

Itulah alasan Komandan Kodim 1615/Lombok Timur, Letkol Inf. Agus Setiandar, memberikan piagam penghargaan kepada Serda Hasbollah, pada Senin (26/03/2018) di lapangan Makodim 1615/Lombok Timur.

Hasbulloh memperoleh penghargaan karena mampu menunjukkan dedikasi dan ketaatannya kepada aturan hukum yang ditunjukkanya saat melaksanakan tugas sebagai Babinsa.

Menurut Dandim Lotim, bahwa pemberian piagam itu sebagai wujud penghargaan dan pembelajaran kepada anggota yang lain sehingga dalam setiap melaksanakan betul-betul cermat melihat permasalahan.

“Melihat situasi yang tidak memungkinkan untuk mengatasi keadaan secara langsung dan mengingat kelompok pemuda ini bukan musuh atau lawan, maka Hasbulloh memilih menghindar dan melaporkan kejadian tersebut kepada Daramil 1615-11/Aikmel,” ujarnya.

Salain itu lanjut Agus, hal yang lebih membanggakan yakni Hasbulloh tidak melakukan pembalasan dengan mengontak rekan-rekannya untuk kembali menyerang para pemuda mabuk tersebut melainkan pergi melapor ke Danramil.

Kini para pemuda yang menyerang Babinsa tersebut sudah berada di Polsek Aikmel untuk  menjalani proses lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Selain memberikan Piagam Penghargaan, Dandim 1615/Lotim juga memberikan hadiah sejumlah dana untuk pembinaan. (SN-01)

Comments
Loading...