Ustadz Polantas Siap Mengajar di Pesantren se-NTB

Suaranusa.com, Mataram—Direktorat polisi lalu lintas (Ditlantas) Polda NTB, memilih 25 orang anggota polisi yang berlatar belakang santri dan juga agamis untuk mengajar tentang lalu lintas di pesantren- pesantren se- provinsi NTB .

Sebelum terjun ke pesantren, para anggota polantas ini diberikan pembekalan tentang agama seperti mengaji, menghafal beberapa Juz Al- Quran, dan cara agama lainnya sepeperti memandikan jenazah, sholat jenazah, serta tata cara pemakaman.

Juga, mereka akan diberikan pelatihan cara berkhutbah. Sebab, selain mengajar, para polisi ini juga akan diperintahkan sebagai khotib Jum’at dan juga Imam Sholat.

“Seluruhnya diberikan pelatihan agar nanti saat mereka berada di pesantren mereka sudah termasuk bagian dari pesantren,” ujar Kombes (pol) Arman Achdiat, Dirlantas Polda NTB, Kamis (5/4/2018).

Ustadz Polantas Siap Mengajar di Pesantren se-NTB

Arman mengatakan, pembekalan para pesonil polantas ini merupakan bagian dari program Traffic Muslim Police Indonesia (Trampolin). Program Trampolin ini merupakan salah satu terobosan Ditlantas Polda NTB yaitu mengenalkan hukum berlalu lintas untuk santri dan juga komunitas muslim lainnya.

Tujuannya, kata Arman, agar para santri ini bisa mengerti tentang lalu-lintas dan juga bisa memahami pelanggaran dan akibat dari pelanggaran lalu lintas. Sebab di NTB memiliki banyak pesantren, dan banyak orang tua yang menyekolahkan anaknya di pesantren.

“Di NTB ini banyak pesantren, banyak santri. Trampolin ini merupakan bagian dari cara kami untuk mendekatkan diri kepada santri dan warga masyrakat lainnya.,” kata Arman.

Rencannya, seluruh anggota polantas yang terlah dibekali pelajaran agama Islam tersebut akan disebar ke seluruh pesantren yang di NTB pada akhir April ini.

(Sn-01)

Comments
Loading...