Dana Kampanye Harus Dilaporkan

Suaranusa.com,Mataram-Komisi Pemilihan Umum Provinsi Nusa Tenggara Barat (KPU NTB) meminta agar semua pasangan calon Kepala Daerah (Gubernur Dan Wakil Gubernur) melaporkan sumbangan dana kampanye selambat-lambatnya pada tanggal 20 April 2018 mendatang.

Ketua KPU NTB, Lalu Aksar Ansori, Kamis (12/04/2018) mengatakan bahwa dalam masa kampanye ada dua hal yang menjadi perhatian.

Pertama ada penerimaan yang dinilai bersumber dari penerimaan sumbangan baik itu dari paslon sendiri, sumbangan parpol pengusung, sumbangan persorangan, dan sumbangan dari badan usaha. Semua item tersebut merupakan aliran dana sumbangan yang diperbolehkan.

Selain aliran dana sumbangan yang dibolehkan tersebut lanjut Aksar, ada juga aliran sumbangan dana yang tidak dibolehkan seperti APBD, sumbangan asing, baik itu negara asing, perusahaan asing dan juga tidak melebihi jumlah sumbangan.

Kedua adalah pengeluaran sumbangan dana kampanye. Pengeluaran tersebut berupa aktivitas-aktivitas kampanye, dialog, rapat umum, sehingga nanti  terhimpun dalam laporan  penerimaan dan pengeluaran dana kampanye.

“Setelah dilaporkan maka masyarakat akan tahu sumber dana masing masing calon, apakah calonnya saja, atau perorangan saja. Ini juga menjadi salah satu alat ukur apakah calon itu taat aturan atau tidak dan masyarakat juga tahu aliran dananya,” ujar dia.

Aksar menambahkan bahwa seperti yang sudah diketahui bahwa para Paslon sudah membuat dan menyerahkan rekening khusus dana kampanye dan kemudian sudah menyampaikan laporan awal dana kampanye. (SN-05)

Comments
Loading...