Terancam Erosi, Warga Bakong Tagih Janji TGB

Suaranusa.com, Lombok Barat – Warga Dusun Bakong, Desa Lembar Utara, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat menanti realisasi janji pentalutan (bendung) sungai yang di sampaikan oleh Dr. TGH. Muhammad Zainul Majdi, M.A atau yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) pada  awal masa pencalonannya yang keduakalinya tahun 2013 menjadi Gubernur periode 2013-2018.

Bakong dikenal dengan bahasanya yang sedikit berbeda dari bahasa suku sasak lainnya. Selain memiliki bahasa yang berbeda Desa ini juga dikenal dengan adat istiadat yang sangat kental dan kerjasama warganya hampir dalam segala bidang.

Kondisi di lapangan, warga yang tinggal di pinggiran sungai Desa itu semakin terancam tempat tinggalnya. Sungai yang dulunya kecil, kini semakin melebar dan menelan tanah milik warga secara perlahan setiap tahun.

Warga setempat, Saimin, mengakui awalnya lebar sungai sangat kecil. Sekitar 15 meter atau 20 meter saja, namun saat ini sungai tersebut semakin melebar.

“Setiap tahun tanah kami runtuh sekitar satu meter. Saat ini lebar sungai saya perkirakan sekitar 50 atau 60 meter. Jadi kami sangat membutuhkan perhatian serius dari pemerintah,” kata Saimin, Selasa (24/04/2018).

Kini warga Dusun itu hanya tinggal menunggu janji yang diucapkan oleh TGB. Mereka sangat berharap bahwa pemerintah tidak melupakan sungai itu dan dapat segera melakukan Pentalutan sungai agar mereka dapat hidup dengan nyaman layaknya warga lainnya.

“Sungai ini rencananya akan ditalud sekitar sepuluh kilo dari muara sungai sampai ke depan. Kami sudah melapor ke Desa namun karena dana Desa tidak cukup untuk merealisasikan program ini maka diserahkan kepada pemerintah,” ungkap, Kadus Bakong Dasan, Ismail.

Ismail menambahkan bahwa TBG pernah menyatakan program ini sudah disetujui oleh pemerintah pusat dan program ini bukan dari daerah, melainkan program milik Negara yang akan direalisasikan pada awal tahun 2019. (SN-06)

Comments
Loading...