Tak Hiraukan Korban Laka Kerja, AMPB Ancam Geruduk PT Bunga Raya Lestari

Tak Hiraukan Korban Laka Kerja, AMPB Ancam Geruduk PT Bunga Raya Lestari

Suaranusa, Mataram–Aliansi Masyarakat Peduli Buruh NTB menuntut pihak kontraktor PT Bunga Raya Lestari untuk bertanggung terhadap kecelakaan kerja yang terjadi terhadap salah satu buruhnya yaitu Aliman Bilhaki, warga Bagu, Lombok Tengah.

Tuntutan tersebut diutarakan Aliansi ini saat menggelar Hearing di kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi NTB, Selasa (24/4/2018) kemarin.

Koordinaror Aksi AMPB, Herman Thohir mengatakan, Aliman Bilhaki mengalami kecelakaan kerja saat membawa beton ke Kute, Lombok Tengah. Di tengah jalan, truk yang ditumpanginya itu mengalami pecah ban dan dang supir mencoba mengganti ban dengan alat dongkrak.

Namun karena muatan truk tersebut sangat berat, dongkrak pun tak kuat menahan dan terpental sehingga truk tersebut miring dan barang-barang beon diatasnya terjatuh. Aliman kemudian menghindar dari runtuhan pagar beton ke tengah jalan kemudian ditabrak mobil.

“Akibat kecelakaan tersebut, Aliman mengalami luka kritis dan membutuhkan biaya Rp. 65.000.000. tetapi pihak BRL hanya memberikan Rp. 1. 000.000,” kata Herman.

Karena itu, AMPB mendesak PT BRL untuk bertanggung jawab penuh atas kejadian kecelakaan yang terjadi pada salah satu buruh. Mereka juga mendesak pihak Disnakertans untuk mengevaluasi izin operasional PT BRL.

Juga AMPB mendesak kepada PT BRL untuk membuatkan BPJS ketenaga kerjaanbagi seluruh karyawan dan buruh yang bekerja di PT tersebut. Jika tuntutan tersebut tidak diindahkan, maka AMPB mengancam akan menggelar aksi demonstrasi dan penutupan paksa kantor perusahaan PT BRL.

“Apabila tuntutan kami tidak ditindak lanjuti, kami akan melakukan penutupan paksa terhadap perusahaan itu,” tandas Herman. (SN-01)

Comments
Loading...