Sadarkan Masyarakat Bayar Pajak Ranmor Melalui Pekan Panutan Pajak

Sadarkan Masyarakat Bayar Pajak Ranmor Melalui Pekan Panutan Pajak

Suaranusa.com, Mataram–Pekan Panutan Pajak dan Sosialisasi Sadar Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaaan Bermotor (BBNKB) kembali digelar.

Kali ini kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Unit Pelaksanaan Teknis Badan-Unit Pelaksana Pajak Daerah (UPTB-UPPD) Samsat Gerung, Lombok Barat dengan puncak acara pada Kamis, (26/04/2018) di Halaman Kantor Samsat Gerung, Lombok Barat.

Kegiatan Pekan Panutan Pajak dan Sosialisasi PKB dan BBNKB merupakan kegiatan rutin Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Provinsi NTB yang diadakan setiap bulan di UPTB-UPPD di 10 Kabupaten/Kota di NTB.

Dalam sambutannya pada momen puncak acara Pekan Panutan Pajak tersebut Kepala UPTB-UPPD Samsat Gerung, Saiful Amri, mengungkapan bahwa kegiatan yang diisi dengan sosialisasi ke sejumlah sekolah, Desa dan Kelurahan di Lombok Barat tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya wajib pajak agar mengetahui hak dan kewajibannya sebagai pemilik kendaraan bermotor.

“Sebelum acara puncak ini telah dilakukan sosialisasi di 9 tempat, termasuk di Pondok pesantren, di SMA/SMK juga di desa dan kelurahan di Lombok Barat. Kegiatan sosialisasi tersebut masih akan berlanjut”, jelas Saiful Amri.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Barat, Taufik, M.Sc  dalam sambutannya menegaskan pentingnya sosialisasi guna menyadarkan masyarakat untuk membayar pajak.

“Pajak adalah komitmen dan kontribusi warga negara yang sifatnya terhutang untuk membangun negara dan pembangunan suatu negara sangat tergantung pada pajak. Tidak ada satu pun negara yang warga negaranya terbebas dari pajak. Oleh karena itu masyarakat perlu diberikan sosialisasi agar sadar bayar pajak”, tegas Sekda Kabupaten Lombok Barat.

Kepala Bappenda NTB, Iswandi, menjelaskan bahwa pemerintah Provinsi memungut PKB dan BBNKB dari setiap wajib pajak adalah untuk menjadi sumber pembiayaan pembangunan di provinsi NTB.

Ia juga mengungkapkan bahwa kepatuhan wajib pajak di NTB masih rendah yaitu baru mencapai 60%.

Oleh karena itu, tegasnya kegiatan Pekan Panutan Pajak ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak demi tercapainya target pendapatan daerah.

Di samping dengan mengandalkan berbagai pelayanan yang telah disediakan seperti samsat induk, samsat keliling, drive thru, e-samsat dan berbagai pelayanan lainnya. (hms/bpnd)

Comments
Loading...