Jaksa Periksa PPK Proyek Tanggul Pantai Patedong

Suaranusa.com, Sumbawa Besar–Penyidik Kejari Sumbawa, Rabu (30/05/2018) lalu memeriksa PPK proyek tanggul pengaman pantai Dusun Patedong, Desa Sebotok, Pulau Moyo, Kecamatan Labuhan Badas, Sumbawa.

PPK dimaksud, Iwan Kurniawan, mendatangi Kejari Sumbawa sendirian dan diperiksa Jaksa penyidik, Purning Dahono Putro, SH., berkaitan dengan kapasitas Iwan selaku PPK.

Usai diperiksa, Iwan yang ditemui wartawan menjelaskan bahwa proyek yang diduga bermasalah tersebut selesai dikerjakan  dengan metode yang digunakan tidak sama. Meski diakuinya bahwa pembayaran proyek tersebut 100 persen berdasarkan laporan konsultan yang sudah mendukung.

“Konsultan mengatakan bahwa itu sudah selesai,” tegasnya.

Dia menyinggung bahwa pihak konsultan dalam pernyataan di media massa
mengatakan bahwa ada pemaksaan dari PPK yang dia klarifikasi bahwa hal itu tidak benar.

“Saya mengakui ada laporan terkait kekurangan dalam proyek itu di tengah jalan. Namun, kekurangan itu masih bisa ditolerir. Misalnya kekurangan kawat beronjong sebab terkendala cuaca yang tidak menentu untuk mengirimkan material,” ungkap Iwan.

Laporan yang sama juga dia dapatkan setelah masa kontrak proyek  berakhir, namun karena masih dalam masa pemeliharaan akhirnya meminta kepada rekanan agar segera menuntaskannya. Hingga pada 15 Maret 2018 lalu dinyatakan masa pemeliharaan  berakhir.

Plh Kasi Pidsus Kejari Sumbawa, Cyrilus Iwan, SH., mengonfirmasi bahwa pihaknya akan melanjutkan pemeriksaan terhadap Kadus Patedong, Desa Sebotok dan pelaksana proyek.
Proyek pembangunan talud/tanggul pengaman pantai di Dusun
Patedong, Desa Sebotok, Pulau Moyo, Kecamatan Labuhan Badas yang dikerjakan tahun 2017 lalu dengan anggaran senlai Rp 186, diduga bermasalah. (SN-03)

Comments
Loading...