Dugaan SPPD Fiktif Anggota Dewan, Polisi Masih Akan Memanggil Saksi

Suaranusa.com, Sumbawa Besar—Perkembangan penanganan kasus dugaan SPPD Fiktif oleh oknum Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Sumbawa, belum juga mengalami perkembangan.

Polisi belum bisa menyimpulkan apapun terkait dugaan penyimpangan penggunaan SPPD Fraksi Gerindra DPRD Sumbawa.

Kasat Reskrim Polres Sumbawa, AKP. Zacky Maghfur, S.IK., mengonfirmasi bahwa pihaknya belum bisa menyimpulkan apa-apa. Karena masih mengaitkan keterangan antara satu dengan lainnya.

Dia mengatakan bahwa belum bisa memberikan keterangan terkait materi kasus tersebut.

“Setelah kasusnya naik ke penyidikan, baru kami bisa menyampaikan indikasi pelanggarannya,” kata Zacky.

Dia tidak menampik bahwa masih ada pihak terkait yang akan dimintai keterangannya sebagai salah satu alat bukti.

Unit Tipikor Polres Sumbawa, diketahui tengah menangani dugaan penyalagunaan SPPD Fiktif oleh seluruh anggota Fraksi Gerindra DPRD Sumbawa. SPPD tersebut seharusnya digunakan untuk melakukan konsultasi ke DPR RI di Jakarta. Namun, diduga digunakan untuk kegiatan partai di Hambalang dengan kisaran angka Rp 12.000.000 per orang, pada tanggal 11 sampai dengan 13 April 2018. (SN-03)

Comments
Loading...