Kekeringan, DPRD Marahi Eksekutif di Lombok Tengah

Suaranusa.com, Lombok Tengah–

Masalah kekeringan yang merupakan persoalan kelasik masyarakat umum. khususnya Lombok Tengah terus mendapat sorotan Anggota DPRD Lombok Tengah, dengan mempertanyakan kebijakan Pemerintah Daerah untuk menangani hal tersebut.

Masalah ini diutarakan Majrun–Anggota Fraksi Partai Nasdem DPRD Lombok Tengah, dalam sidang Paripurna dengan agenda pandangan fraksi terhadap laporan pertanggung jawaban penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2017, jumat (06/07/2018).

“Kami dari Fraksi Nasdem meminta penjelasan pemerintah terkait kebijakan penanganan kekeringan air pertanian atau air bersih bagi masyarakat,” ujarnya.

Majrun juga mengatakan bahwa masuknya musim kemarau saat ini ditandai dengan kurangnya intensitas hujan yang secara merata di Kabupaten Lombok Tengah. Kondisi tersebut telah berdampak pada menurunya pasokan air irigasi.

Dia mencontohkan, di beberapa wilayah Kecamatan para petani harus membeli air bersih dengan harga yang sangat mahal untuk memenuhi kebutuhanya.

“Jangan sampai permasalahan ini terus berlarut- larut,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan oleh anggota DPRD Lombok Tengah dari Fraksi Partai Bulan Bintang (PBB), Lalu Arif Rahman, bahwa untuk penanganan kasus kekeringan dan gagal panen yang sering melanda wilayah pertanian Lombok Tengah perlu perhatian serius

Pihaknya meminta kepada Pemerintah untuk memperbanyak pembangunan Embung rakyat atau bendungan. (SN-04)

 

Comments
Loading...