Gadis Belia di Labangka Jadi Korban ‘Nafsu’ Paman

Suaranusa.com, Sumbawa Besar–Perbuataan asusila kembali terjadi di wilayah hukum Polres Sumbawa tepatnya di Kecamatan Labangka.

Seorang paman diduga telah menggarap keponakanya sendiri yang masih berusia 10 tahun hingga mengalami pendarahan berat.

Korban terpaksa mendapat perawatan intensif di RSUD Sumbawa tidak lama setelah kejadian memilukan tersebut dialaminya.

Menurut informasi yang dihimpun suaranusa.com, dugaan persetubuhan ini terjadi Jumat (29/06/2018) lalu, di Lahan II Peliuk Brang Aik Kasela, Dusun Mekar Jaya, Desa Sukamulya, Labangka.

Berawal ketika SM (21) terduga pelaku mengambil kacang hijau di lahan milik kakek korban di Labangka 3. Oleh kakek korban, SM diminta menjual kacang hijau itu dan akan memberikan keuntungan kepadanya.

Setelah kacang hijau itu dijual, Sm kembali ke rumah kakek korban untuk mengambil satu karung kacang hijau lagi.

Di rumah itulah korban bertemu dengan SM yang merupakan sepupu dari ayahnya. Si paman pun meminta supaya korban membantunya dengan alasan untuk memegang karung berisi kacang hijau di atas sepeda motor miliknya.

Keduanya pun melaju di atas kendaraan roda dua menuju lahan si kakek dan berulang selama dua kali perjalanan dari rumah menuju lahan kakek korban.

Entah apa yang ada di pikiran SM. Dia merayu korban untuk diajak ke lahan di pinggir jalan. Di situlah korban disetubuhi SM. Mulut korban sengaja ditutup agar jeritannya tidak terdengar. Usai beraksi, SM membawa korban ke lahan kakeknya namun dia menurunkan korban cukup jauh dari lahan milik kakeknya.

Dengan tertatih-tatih, korban berjalan menuju lahan kakeknya dalam keadaan lelah dan pucat. Dia pun bercerita kepada si kakek meski suara dalam keadaan parau bahwa SM telah tega menyetubuhinya.

Tidak lama, kakak korban JM, yang mengetahui kejadian ini marah besar. Hanya saja dia panik lantaran melihat kondisi adiknya yang mengalami pendarahan. Dia pun segera meminta bantuan warga agar membawa korban ke Puskesmas Labangka.

JM pun menuju Polsek Labangka untuk melaporkan kejadian tersebut.

SM yang sadar telah diketahui tindak tanduknya bergegas untuk menghilang dan membawa hasil penjualan kacang hijau kakek korban menuju Kecamatan Lape.

Dia melanjutkan perjalanan menggunakan bus ke Terminal Sumer Payung saat hendak kabur ke Lombok. Ternayata, Polisi sudah mengendus keberadaan SM. Pelariannya pun terhenti di tangan aparat gabungan personel Reskrim, Sabhara Polres Sumbawa dan Anggota Polsek Labangka.

“Saat ditangkap, rencananya terduga pelaku hendak kabur ke Pulau Lombok. Saat ini yang bersangkutan sudah kami tahan untuk kemudian diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” papar Kasat Reskrim Polres Sumbawa, AKP. Zacky Magfur, S.IK. (SN-03)

Comments
Loading...