Hari Tanpa Hujan Landa Daerah NTB, Berikut Rinciannya

suaranusa.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Lombok Barat merilis hasil monitoring hasi tanpa hujan (HTH) berturut-turut yang terjadi di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Rilis data terbaru dari BMKG tersebut tertanggal 10 Juli 2018. Menurut BMKG, beberapa wilayah di NTB alami musim kemarau yang cukup panjang.  Daerah mana saja yang tidak dilanda hujan? Berikut rinciannya.

  1. Monitoring HTH dasarian I Juli 2018

Dari Monitoring Hari Tanpa Hujan (HTH), di Pulau Lombok dan Sumbawa umumnya didominasi kategori panjang hingga sangat panjang. Namun ada beberapa wilayah yang mengalami hari tanpa hujan dalam kategori pendek di sebagian wilayah Lombok bagian tengah dan Sumbawa bagian tengah.

HTH terpanjang  (Kekeringan Ekstrim : >60 hari tanpa hujan) terpantau di Kab. Lombok Timur : Pringgabaya (93 hari), dan Jerowaru (107 hari);  di Kab. Dompu : Kilo (82 hari), dan Pajo (97 hari);  di Kab. Lombok Tengah : Praya Tengah (99 hari) dan Praya Timur (99 hari); di Kab. Sumbawa : Moyo Hilir (90 hari), Moyo Utara (90 hari), dan Lape (83 hari); dan Kab. Bima : Sape (112 hari), dan Woha (88 hari)

  1. Analisis curah hujan dan sifat hujan dasarian I Juli 2018

Curah hujan pada dasarian I Juli 2018 di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat secara umum berada pada kategori rendah (<20 mm/dasarian). Sifat hujan dasarian I Juli 2018 secara umum berada dalam kondisi di bawah normal.

  1. Prakiraan probabilistik dasarian dasarian II Juli 2018

Peluang terjadinya hujan pada dasarian II Juli 2018 di wilayah NTB secara umum kecil yaitu berkisar 10 %, namun ada beberapa wilayah NTB berada pada kategori rendah dengan peluang hujan >20 mm/dasarian dengan peluang sebesar 30-40 %  yang terjadi di sebagian Lombok Timur, Lombok Barat bagian selatan dan Sumbawa bagian Tengah dan selatan. (SN01)

Comments
Loading...