Hilang Delapan Hari, Ditemukan Dalam Keadaan Tak Bernyawa di Dalam Got

Suaranusa.com, Sumbawa Besar–Sesosok mayat ditemukan seorang tukang ojek di dalam got di sekitar Stadion Pragas, Kelurahan Seketeng, Sumbawa Besar,  Rabu (11/07/2018). Penemuan ini sontak menarik perhatian pengguna jalan di sekitar TKP. Kuat dugaan, identitas mayat  adalah bocah yang dilaporkan hilang sejak delapan hari lalu.

Awalnya, warga menduga bahwa mayat tersebut tanpa kepala, namun setelah dicek bersama Polisi ternyata kepala mayat tertutup semak dan masuk ke dalam lumpur yang ada di dalam saluran.

Salah seorang saksi mata, Romzi, menerangkan, mayat itu pertama kali ditemukan oleh seorang tukang ojek sekitar pukul 15.00 Wita.

Lokasi penemuan mayat.

“Saat itu ojek mencium bau yang sangat menyengat. Setelah saluran itu dicek, ternyata ditemukan mayat yang kondisinya sudah membengkak. Ojek itu terus memanggil saya. Pas saya datang, ojek itu bilang kalau dia melihat mayat dalam saluran. Setelah kami cek, ternyata benar,” papar Rozy.

Rozy pun segera mengontan Polisi dan segera mendatangi TKP untuk mengevakuasi mayat tersebut. Warga menduga bahwa mayat itu adalah Andi Saleh Triyadi, bocah yang dilaporkan hilang pekan lalu.

Jarak antara TKP penemuan mayat tidak jauh dari rumah kakek si bocah yang diketahui hilang tersebut. Dugaan warga semakin kuat ketika bibi si bocah yang hilang melihat pakaian yang dikenakan mayat persis dengan yang dikenakan Andi terakhir kali. Kendati begitu, belum ada pihak yang berani memastikan karena kondisi mayat dalam keadaan bengkak.

Usai olah TKP, Polisi pun mengevakuasi mayat ke kamar jenazah RSUD Sumbawa. Keluarga Andi yang dilaporkan hilang juga sudah berkumpul di depan kamar jenazah. Tangis histeris pecah ketika Vina–kakak kandung Andi yang dilaporkan hilang diperlihatkan foto baju dan celana yang dikenakan mayat. Ternyata mayat tersebut adalah Andi yang delapan hari terakhir menghilang.

Informasi itu ternyata sampai ke telinga Wiwin, ibu korban. Dia seketika pingsan mendapat informasi bahwa mayat itu adalah Andi. Setelah siuman, dia antar melihat gambar sandal yang digunakan mayat tersebut ke kamar jenazah dan ternyata dia mengakui bahwa itu adalah buah hatinya. Baik Wiwin dan Vina ditenangkan oleh keluarga dan diantar ke depan RSUD.

Wiwin, ibu Andi yang dilaporkan hilang sejak delapan hari yang lalu.

Kasat Reskrim Polres Sumbawa, AKP. Zacky Maghfur, SIK mengonfirmasi bahwa tukang ojek yang pertama kali menemuan mayat tersebut di sekitar Stadion Pragas. Tidak lama, polisi datang dan mengevakuasi mayat itu ke RSUD Sumbawa.

Saat ditemukan kata Zacky, tidak terdapat kartu identitas pada mayat. Pihaknya pun  menghubungi keluarga dari anak yang sebelumnya dilaporkan hilang.

“Menurut keterangan kakak dari Andi, setelah diperlihatkan foto sandal dan pakaian mayat itu, yang bersangkutan langsung histeris. Yang bersangkutan mengatakan bahwa itu adalah adiknya. Ibu dari Andi juga menyatakan hal yang sama setelah diperlihatkan gambar sandal mayat itu,” terang Kasat Reskrim.

Dia menegaskan, belum bisa dipastikan bahwa mayat itu adalah Andi sebab membutuhkan pembuktian.

Juga mengenai penyebab kematian korban karena harus menunggu hasil visum luar oleh dokter. Bahkan otopsi jika diperlukan.

“Kondisi mayat itu sudah mengalami lebam mayat. Jadi kondisinya rentan. Apabila disentuh, dikhawatirkan akan timbul luka baru. Kami berkoordinasi terlebih dahulu dengan dokter yang melakukan visum,” sebut Zacky. (SN-03)

Comments
Loading...