Mayat Hangus Ditemukan di Pinggir Sungai

SUARANUSA.COM – Warga yang tinggal di bantaran sungai Brang Bara, Kecamatan Sumbawa dihebohkan dengan penemuan mayat pria, Rabu (25/7) pagi. Mayat berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan dalam kondisi hangus di pinggir sungai.

Menurut informasi di lapangan, kondisi mayat itu sudah melepuh dan membusuk. Akibatnya, identitas mayat itu sulit dikenali. Polisi yang datang bersama tim medis atas laporan masyarakat langsung melakukan identifikasi luar.

Setelah itu, mayat yang masih mengenakan sepatu, baju kaos dan celana pendek ini dievakuasi ke RSUD Sumbawa untuk visum et repertum (VER) dan otopsi. Hal ini dilakukan guna mengungkap penyebab pasti kematiannya. Sejauh ini polisi belum bisa menyimpulkan apakah korban mati karena terbakar atau dibakar.

Meski demikian identitas korban sudah diketahui. Hal ini berdasarkan dari pengakuan keluarga yang datang ke TKP yang mengenali dari pakaian yang dikenakan sebelum ditemukan meninggal dunia. Identitas korban adalah Rohadi (50), pemulung yang dikenal bisu.

Kakak korban, Herman yang ditemui  di depan Kamar Mayat RSUD Sumbawa, mengaku awalnya tidak mengenali Rohadi. Meski pakaian dan sepatu korban masih sedikit utuh, Herman  masih tetap tidak mengenalinya. Sebab selama ini korban tidak tinggal bersamanya. Melainkan bersama saudaranya, Rahmad di Kelurahan Brang Bara.

Untuk memastikannya, Herman memanggil Rahmad yang kemudian mengakui jika korban adalah Rohadi. Korban adalah anak ketiga dari sembilan bersaudara. Sejak lahir, Rohadi sudah bisu dan pekerjanya menjadi pemulung.

Secara terpisah, Kasat Reskrim Polres Sumbawa, AKP. Zacky Maghfur SIK, mengaku belum bisa menyimpulkan penyebab kematian korban. Apakah terbakar atau dibakar. Untuk mengungkapnya, tim medis RSUD tengah melakukan visum dan otopsi. Namun dari informasi yang diserap di lapangan, korban diketahui kerap jatuh di tanggul pinggir sungai. Tanggul itu cukup tinggi, dan di bawahnya banyak batu-batu besar. Bahkan korban kerap terlihat tertidur sambil duduk di pinggir tanggul. “Ini belum bisa dipastikan, hanya informasi yang kami serap di lapangan. Kami masih melakukan penyelidikan. (SN03)

Comments
Loading...