Wujudkan Tata Kelola Bersih, Inspektorat Sasar Aparat Desa

SUARANUSA.COM, Lombok Barat – Sebanyak empat belas kepala desa dari tujuh kecamatan menerima Laporan Hasil Konsultansi (LHK), tentang pengelolaan aset desa dari Inspektorat Kabupaten Lombok Barat (Lobar).

Laporan tersebut merupakan hasil dari proses konsultansi yang dilakukan desa mengenai cara mengelola aset desa yang baik dan benar sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Untuk mewujudkan Desa yang kuat, pemerintah telah menyalurkan Dana Desa (DD) dari APBN dan Alokasi Dana Desa (ADD) dari APBD Kabupaten yang dikelola dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa).

Anggaran Dana Desa Kabupaten Lombok Barat di tahun 2017 senilai Rp 108,7 miliar meningkat menjadi Rp128,76 miliar di tahun 2018. Penggunaan dana tersebut adalah untuk belanja barang dan jasa serta belanja modal yang akan menjadi aset Desa.

Meningkatnya jumlah Dana Desa yang dikelola ditambah pengelolaan aset desa yang belum tertib menjadi latar belakang dilaksanakannya kegiatan konsultansi ini.

“Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Lombok Barat mengucapkan terima kasih banyak dan apresiasi yang tinggi kepada para kepala desa atas inisiatifnya melakukan konsultansi. Program ini kita lakukan sesuai dengan Nawacita Pemerintahan Jokowi yakni mewujudkan pemerintah yang bersih,” kata Inspektur Rachmat Agus usai menyerahkan LHK di Aula Kantor Inspektorat di Gerung, Selasa (31/31/2018) lalu.

Agus juga berharap, melalui kegiatan konsultansi pada empat belas Desa ini bisa menjadi contoh bagi desa-desa di sekitarnya, untuk mengelola aset dengan lebih baik dan akuntabel. “Semoga kegiatan ini bisa ditiru oleh desa lainnya dan terus dilanjutkan kedepannya,” harapnya. (SN04)

Comments
Loading...