Viral Isu Gempa Susulan 6,9 SR, BMKG: Info itu Tak Berdasar dan Meresahkan

Suaranusa.com, Mataram- Banyaknya informasi berseliweran di facebook yang menyebut bahwa pulau Lombok akan diguncang gempa lagi dengan kekuatan 6,9 SR karena masih adanya energi yang belum lepas membuat  Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) angkat bicara.

BMKG meneyebut, informasi tentang adanya gempa susulan yang lebih besar tersebut tidak berdasar dan sangat meresahkan masyarakat yang saat ini sedang terkena bencana. Terlebih hingga saat ini sang penyampai informasi yang mengaku peneliti adalah bukan orang BMKG.

“Mengenai kebenaran informasi tersebut. Hal ini membuat kami untuk memberikan beberapa hal sebagai berikut. Diantaranya, Informasi dalam laman Facebook tersebut bukan merupakan hasil kajian BMKG. Pemilik akun Facebook tersebut juga bukan pegawai BMKG,” kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, Minggu (12/8/2018).

Rahmat menjelaskan, hasil kajian yang menyebut bahwa ada energi yang belum rilis tersebut tidak berdasar karena tidak menyebutkan sumber data yang digunakan dan metode analisis yang digunakan.

Sehingga, kata dia, BMKG tidak dapat menilai tingkat kebenaran dan akurasi kajian tersebut. Terlebih, hingga saat ini tak ada satupun teknologi di dunia yang bisa meprediksi kapan, dimana, dan berapa kekuatan gempabumi.

Untuk itu, ia meminta kepada seluruh lapisan masyarakat khususnya warga lombok untuk menyaring informasi yang beredar. Dan tetap mengacu kepada informasi dari lembaga yang berwenang dalam hal ini yaitu BMKG.

“Pastikan informasi terkait gempabumi bersumber dari BMKG. Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya kepada informasi viral yang tidak bersumber dari lembaga yang berwenang,” kata Rahmat.

“Masyarakat dihimbau untuk terus mengupdate informasi BMKG melalui aplikasi android dan iOS “Info BMKG”, Twitter @infoBMKG dan website BMKG www.bmkg.go.id,” imbuh Rahmat Triyono.

 

Comments
Loading...