Menegangkan! Reporter Net TV Lombok Digoyang Gempa Saat Siaran Langsung

Suaranusa.com, Mataram– Gempabumi terus menerus mengguncang pulau Lombok. Tercatat sejak 29 Juli 2018, telah terjadi lima kali gempa bumi dengan magnetudo besar yaitu 6.4, 7.0, 6.2, 6.5 dan 6.9.

Ada yang menegangkan saat gempa susulan dari gempa utama dengan kekuatan M 7.0 terjadi pada Minggu 5 Agustus 2018 malam. Reporter Net TV Lombok Hamdani diguncang gempa saat melakukan on air atau siaran langsung di tenda pengungsian bersama para pengungsi.

Dari akun Youtube Net- Tv, Hamdani mengabarkan kondisi terkini para pengungsi di kampung Otak Olor, Desa Anyar, Kecamatan Bayan yang merupakan salah satu daerah yang sangat terdampak akibat gempa karena berada di lereng gunung Rinjani.

Di tengah tengah siaran langsung, gempa susulan kembali mengguncang pulau Lombok. Ia pun sempat terhenti sejenak dan melanjutkan siaran lagi sesaat setelah guncangan tersebut berhenti.

“Saya benar benar terkejut dan beristigfar sejenak saat siaran langsung. Seluruh warga  yang saat itu bersama sama juga ketakutan, dan mengucap takbir” kata Hamdani kepada suaranusa.com Minggu 2/9.

Hamdani mengatakan, saat ia siaran tak ada yang dipikirkan kecuali keluarga kecilnya yang berada di Mataram. Sebab, sejak gempa M7.0 ia terputus komunikasi dengan istrinya.

Namun karena tugas, iapun tetap menjalankan tugasnya sebagai reporter. Hamdani meninggalkan lakasi pengungsian keesokan harinya untuk memastikan keadaan keluarganya.

“Besok paginya saya pulang, dan alhamdulillah keluarga saya aman aman. Setelah saya pastikan aman, saya kembali lagi ke Bayan untuk meliput,” kata Hamdani.

Ini videonya:

Comments
Loading...