Pria 20 Tahun Hisap Sabu-Sabu di Tenda Pengungsian

Suaranusa.com, Mataram– Saat ini, warga Lombok masih ketakutan dan trauma akibat gempa yang terus menerus mengguncang pulau ini. Banyak warga yang meninggalkan rumah mereka dan tinggal di tenda pengungsian karena khawatir gempa susulan.

Berbeda dengan salah seorang pemuda berusia 20 tahun asal Karang Bayan, Lingsar, Narmada berinisial BL. Saat orang ketakutan dan tinggal di tenda, ia malah nyabu di tenda pengungsian. Spontan, BL pun digrebek warga.

Kapolres Mataram, AKBP Muhammad SIk menerangkan, Bl digrebek dan diamankan oleh warga pada Senin (3/9) sekitar pukul 20.00 Wita di tenda pengungsian miliknya.

“Kasat Resnarkoba Polresta Mataram mendapat Informasi dari Kepala Desa Karang Bayan, bahwa dirinya warga dan Bhabinkamtibmas telah mengamankan pelaku Narkoba beserta Barang bukti,” kata AKBP Muhammad, Kamis (6/9).

Adapun barang bukti yang diamankan adalah satu poket Narkotika Golongan I Jenis Shabu berat 0,30 g dan poketan habis pakai, satu buah alat hisap atau Bong, tiga buah korek api gas tanpa kepala.

Juga ditemukan, satu buah gunting, satu buah silet cutter, dua buah silinder kaca, satu bendle pipet plastik, dan tiga buah tisue bekas pembersih Bong.

“Bhabinkamtimbmas dan anggota Reskrim polsek Lingsar kemudian membawa pelaku dan barang bukti ke Polsek Lingsar,” kata dia.

Dari hasil Interogasi sementara di Polsek Lingsar BL mengakui bahwa satu poket Narkotika Gol. I Jenis Shabu yang diamankan tersebut adalah miliknya yang dibeli dari seseorang yang tidak dikenal di Wilayah Abian tubuh.

“BL juga mengakui bahwa ia telah menghabiskan satu poket Shabu di tenda pengungsian sebelum digrebek,” terang AKBP Muhammad.

Saat ini pelaku dan barang bukti tersebut diatas diamankan di Satresnarkoba Kota Mataram untuk proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

Atas perlakuannya, BL terancam dijerat dengan pasal 112 ayat (1) dan atau pasal 127 (1) huruf (a) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Comments
Loading...