Gempa 5.3 SR Guncang Lombok Jelang Waktu Subuh

Suaranusa.com, Mataram-
Pulau Lombok kembali diguncang gempabumi dengan magnetudo 5.3 SR pada Selasa 11/9. Hasil analisis BMKG menyebutkan gempa tersebut berpusat di Sembalun, Lombok Timur.

Gempa tersebut terjadi selang 30 menit sebelum azan subuh dikumandangkan. Saking terasa guncangannya, warga yang sebelumnya lelap, terbangun dan berhamburan ke luar rumah karena khawatir tertimpa bangunan.

Sebab, banyak bangunan dan rumah warga di Lombok Timur yang retak akibat diguncang gempa besar berkali kali sejak 29 Juli 2018 lalu.

“Kami tidak berani di dalam rumah karena rumah sudah mulai retak,” kata Khalid, warga Lombok Timur, Selasa (11/9) sesaat setelah gempa.

Kepala BMKG Agus Riyanto mengatakan bahwa gempa bumi yang terjadi di Lombok tadi pagi adalah bagian gempabumi susulan atau after shock dari gempabumi utama pada 5 dan 19 Agustus lalu.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya tampak gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar naik Flores (Flores Thrust),” kata Agus Riyanto.

Agus mengatakan sejak gempa berkekuatan 6.9 SR pada 19 Agustus lalu kini terpantau banyak aktifitas gempa susulan dengan magnetudo lebih kecil dari gempa utama dan akan terus menerus mengecil.

Meski demikian, kata dia, selama terjadi peluruhan tersebut terkadang ada satu atau dua kali gempa yang sedikit lebih besar dari gempa gempa susulan namun tidak lebih besar dari gempa utama.

Comments
Loading...