Alasan Bertetangga, Wartawan Fahmi Maafkan Pelaku Pengeroyokan

Suaranusa.com, Mataram- Wartawan Radar Lombok, Zul Fahmi memaafkan pelaku pemukulan dan pengeroyokan yang dilakukan oleh simpatisan massa Calon Kepala Desa yang kalah dalam Pilkades di desa Terong Tawah.

Keputusan tersebut diambil oleh Fahmi bukan tanpa sebab, melainkan dengan mempertimbangkan berbagai aspek terutama aspek sosial . Yang mana, para pelaku pengeroyokan merupakan tetangganya sendiri.

“Saya ambil sikap memaafkan mereka karena yang saya lawan ini, masyarakat saya sendiri, yang tinggal satu dusun, satu masjid, dengan saya.
Saya lahir, besar dan tinggal di dusun ini bersama anak dan istri serta bersama keluarga, tidak lah satu Minggu atau dua bulan, tapi akan bertahun , bahkan mungkin sampai mati,” kata Fahmi, Selasa (12/12).

Fahmi mengatakan, jika ia tetap ngotot untuk melawan pelaku tersebut, dikahawatirkan akan memberikan dampak negatif kepada keluarganya seperti akan adanya kebencian dan rasa tidak bersahabat dari warga setempat.

Selain itu, ia juga melihat dari sisi kehidupan pelaku yang mana para pelaku rata rata memiliki anak istri dan dikhawatirkan keluarga pelaku akan terbengkalai jika ia membawa kasus ini ke ranah hukum.

“Mereka yang melakukan pemukulan ini, Kondisi kehidupannya saya ketahui sendiri, mereka memiliki anak dan istri.
Atas permintaan maaf mereka, saya terima (maafnya),” kata Fahmi.

Untuk diketahui, pada Senin (10/12) Zulfahmi dianiaya oleh para Simpatisan Calon Kepala Desa yang kalah dalam pertarungan Pilkades di Desa Terong Tawah, Labu Api, Lombok Barat.

Akibat pengeroyokan tersebut Fahmi mengalami luka memar di bagian wajah. Ia kemudian melaporkan kejadian pengeroyokan ini ke Polres Lombok Barat.

Comments
Loading...