Fauzan Zakaria Apresiasi Langkah Gubernur Rombak BPPD NTB

Suaranusa.com, Mataram- Langkah tegas Gubernur NTB yang akan merombak kepengurusan BPPD per 1 Januari 2019, diapresiasi penuh oleh Ketua BPPD NTB Fauzan Zakaria.

Pria yang menduduki posisi ketua BPPD sejak era pemerintahan Tuan Guru Bajang (TGB) itu berpandangan, pada prinsipnya Unit Penentu Kebijakan (UPK) BPPD itu adalah para pembantu Gubernur NTB dalam mempromosikan pariwisata daerah ini bersama-sama dengan Dinas Pariwisata.

“Saya sangat setuju perombakan tersebut. Karena kami ini pembantu Gubernur dan Wakil Gubernur, maka mengangkat dan memberhentikan pengurus BPPD NTB adalah kewenangan beliau berdua,” kata Fauzan kepada suaranusa.com, Minggu (23/12).

Fauzan mengatakan, dirinya sudah pernah melaporkan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur NTB bahwa, selain karena pindah, banyak UPK BPPD yang sudah menyatakan mengundurkan diri dan ada yang ditinjau ulang oleh asosiasi pariwisata yang diwakilinya.

Karena itu, langkah merombak kepengurusan BPPD NTB yang akan dilakukan oleh Gubernur NTB sudah sangat tepat.

Dia menilai, jika tidak dilakukan perombakan maka secara organisasi BPPD NTB tidak bisa mengambil keputusan apapun khususnya terkait pariwisata yang saat ini sedang diangkat pasca gempa.

“Kita tunggu saja langkah dan kebijakan Pak Gubernur, insyaaALLOH beliau sudah memiliki kajian yang tepat terkait BPPD NTB,” ucap Fauzan yang juga ketua organisasi international alumni Al Azhar Mesir NTB ini.

Ia juga mengingatkan kepada semua pihak, agar tetap menjaga etika dan moralitas organisasi yang baik. Sebab pekerjaan promosi pariwisata saat ini dan kedepan masih sangat berarti.

Ia berharap, akibat kisruh di internal BPPD, jangan sampai timbul pandangan di masyarakat bahwa saat ini BPPD seperti jeruk minum jeruk.

“Bila sesama pembantu Gubernur dan Wakil Gubernur NTB saling intervensi dan saling pecat itu namanya “Jeruk Minum Jeruk”,” kata Fauzan.

Comments
Loading...